Shmily

Everything Is Going To Be Alright

Bersihkan Image Anda DI Dunia Maya

Leave a comment


Bersihkan image anda di dunia maya
Nyampah di dunia maya bukan hanya mengotori nama baik Anda saat ini, tapi juga bisa memengaruhi karier Anda di masa depan.

CLEO menebak tidak sedikit dari Anda pernah kepo mengecek Facebook atau Twitter (calon) pasangan, mantan, teman, atau bahkan orang yang tidak Anda kenal tapi sedang jadi bahan gosip saat ini. Itu sah-sah saja, pikir Anda, lagipula akun orang tersebut terbuka untuk publik. Jadi tidak masalah untuk sekadar mengintip profile dan isi di dalamnya untuk memuaskan rasa penasaran Anda. Itu bukan stalking, Anda hanya iseng mengisi waktu sambil sedikit browsing.

Pernahkah Anda membayangkan jika ‘keiisengan’ itu dilakukan oleh perusahaan atau headhunter yang sedang mengincar Anda untuk jadi calon karyawannya? ‘Sampah’ yang Anda buang secara online mudah dilacak hanya dengan sekali klik. Ironisnya, kemudahan itu memperbesar risiko Anda kehilangan kesempatan mendapatkan pekerjaan impian. Sebab, perusahaan penerima kerja mungkin mengubah pandangan mereka begitu mengamati profil Anda di dunia maya.

Bukan hal baru
“Jangan asal posting di jejaring sosial, sekarang banyak perusahaan mulai mengecek Facebook & Twitter sebelum menerima karyawan baru.” Tweet dari seorang teman tersebut menggelitik CLEO untuk mengulik lebih dalam soal hal itu. Benarkah akun jejaring sosial yang Anda kira bersifat ‘pribadi’ saat ini justru dijadikan salah satu penilaian kerja Anda di mata sebuah perusahaan?

Ternyata mulai menjadi hal yang wajar bahwa penerima kerja mengecek latar belakang Anda bukan hanya dari curriculum vitae yang Anda kirimkan, melainkan juga dari eksistensi Anda di dunia maya selama ini. Di Amerika Serikat, hal ini bahkan dilegalisasi. Disebutkan dalam situs Forbes, sejak tahun lalu, Federal Trade Commission (lembaga independen yang menangani perlindungan konsumen dan mengawasi penerapan bisnis yang kompetitif) menyetujui kebijakan bahwa perusahaan boleh melakukan background check para pelamar kerja dari apa pun yang mereka muat secara online.

Bukan hanya itu, demi memenuhi kebutuhan pasar, ada perusahaan bernama Social Intelligence yang menyediakan jasa pencarian dan penyimpanan data seseorang di dunia maya. Jika muncul sesuatu yang dianggap ‘membahayakan’ soal Anda (misalnya foto tidak senonoh atau penyataan yang bersifat rasial) di Flickr atau Tumblr, mereka akan mengumpulkan dan memasukkannya dalam sebuah file yang bisa disimpan selama tujuh tahun. Begitulah penjelasan dari Geoffrey Andrews, Chief Operating Officer Social Intelligence, seperti tertulis dalam situs Forbes.

Mungkin Anda langsung berpikir bahwa itu adalah sebuah pelanggaran hukum. Tidak, karena mereka membatasi pemeriksaan data hanya berdasarkan info yang memang dibuka untuk publik oleh sang pemilik. ‘Penggalian data’, begitu istilah yang digunakan oleh Geoffrey, diambil antara lain dari situs jejaring sosial (seperti MySpace), situs jejaring profesional (seperti LinkedIn), blog, Wikipedia, situs photo sharing (seperti Instagram).
Pemeriksaan ini dilakukan karena perusahaan penerima kerja ingin memastikan calon karyawan tersebut memiliki image yang baik untuk mewakili perusahaan mereka. Pada perkembangannya, besar kemungkinan hal itu akan (atau bahkan sudah) diterapkan oleh banyak perusahaan di Indonesia. Hanya dengan sekali klik, Anda bisa mendapatkan banyak lowongan pekerjaan. Namun dengan satu klik pula, perusahaan kerja bisa mendapatkan banyak data online yang tidak tertulis dalam resume Anda.

Apa itu sampah digital?

“Saya tidak punya akun Facebook, Twitter, atau sejenisnya. Cuma ada email.” Meskipun demikian, bukan berarti Anda bersih dari ‘sampah online’ atau yang disebut digital dirt oleh Katherine Brooks, Ed. D, direktur Liberal Arts Career Services dari University of Texas. Mungkin bukan Anda yang menyebarkan foto-foto ‘gila’ saat pesta ulang tahun teman Anda semalam secara online, tapi seorang teman bisa jadi memuat foto plus cerita detail (sesuai versinya sendiri) dalam blog pribadinya. Tanpa sengaja, nama dan foto Anda ikut tercantum dengan jelas dalam kisah liar anak muda yang sedang bersenang-senang. Kesalahpahaman ini mungkin menodai image Anda.

Dari tulisan berjudul Is Facebook Hurting Your Job Search? yang ditulis oleh Katherine, bisa disimpulkan bahwa sebenarnya Anda memegang kendali penuh atas profil Anda di dunia maya. Katherine mengambil contoh Facebook atau Twitter yang isinya bisa dikontrol 100% oleh sang pengguna. Anda bisa menjadikan akun-akun tersebut menjadi lebih profesional, misalnya dengan menghindari tweet soal menu makan siang Anda atau kegalauan kehidupan percintaan Anda. Sayangnya, Anda tidak mungkin mengontrol orang lain yang melihat atau mungkin ‘menyalahgunakan’ profil Anda.

Maka kemudian, dibuatlah privacy settings system yang bisa melindungi pengguna situs tertentu dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Saat ini, Facebook sudah membuat sistem penjagaan yang lebih ketat dengan mengategorikan teman-teman Anda. Dengan begitu, Anda bisa memilih siapa saja (misalnya publik, teman dekat, teman kampus, rekan kerja) yang bisa melihat setiap posting yang Anda buat. Namun Katherine menambahkan bahwa privacy settings sekali pun memiliki celah kecil yang bisa mendobrak keamanan Anda. Meskipun sudah menerapkan seluruh aturan teknis demi mempertahankan profesionalisme, Anda mungkin terhubung dengan ‘teman’ Facebook yang bisa ‘mencelakakan’ Anda. Seperti contoh kasus di atas, tidak menutup kemungkinan Anda di-tag dalam foto atau hal lain yang kontroversial. Sialnya lagi, meski akun Anda sudah dijaga kerahasiaannya, tapi akun teman Anda bisa jadi terbuka untuk publik, dan nama Anda sudah terkait dengan posting yang buruk itu.

Perlu dicatat juga bahwa image online tidak terbatas pada akun jejaring sosial atau photo/video sharing. Saran, kritik, atau komentar Anda pada situs tertentu (misalnya restoran favorit, toko buku, media) juga dikategorikan sebagai jejak digital dan dapat dilacak. Jadi, perhatikan bahasa yang Anda gunakan saat melayangkan keluhan atau memberikan review untuk tempat hang out favorit Anda.

Advertisements

Author: shmily49

saya orang yang ingin tau banyak hal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s